6 buah yang menyebabkan sembelit

Jenis Buah Yang Ternyata Dapat Menyebabkan Sembelit
HomepageArtikel Kesehatan
buah penyebab sembelit
Berapa kali Anda buang air besar dalam seminggu? Jika kurang dari tiga kali, berarti itu indikasi serangan sembelit. Biasanya, gejala sembelit disertai sakit perut, feses terasa keras, dan keluar darah dari pelepasan.
Lantas, apa penyebab konstipasi tersebut? Pertama, cobalah untuk mengingat jenis buah yang Anda konsumsi belakangan ini. Pasalnya, beberapa macam buah bisa menjadi pemicu sembelit.
Kemudian, pastikan Anda mengonsumsi buah tersebut dengan cara yang benar. Menurut dr. Fiastuti Witjaksono, SpGK, makan buah secara utuh lebih baik daripada memotongnya atau dijus. Ia juga menganjurkan untuk menyantap berbagai variasi buah setiap hari.
Baca juga : Cara Mengatasi Susah Bab
6 Buah Penyebab Sembelit
Nah, berikut ini merupakan daftar buah penyebab sembelit yang harus Anda ketahui. Yuk, simak ulasannya!
Pisang
Siapa yang tidak menyukai pisang? Buah ini memiliki tekstur lembut dengan cita rasa manis. Kandungan nutrisinya juga bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan.
Namun, mengonsumsi pisang terlalu banyak, bisa menyebabkan susah buang air besar. Jika dibiarkan, gejala tersebut dapat memicu konstipasi ringan. Mengapa demikian?
Dalam buah pisang terdapat senyawa fruktosa, glukosa, dan sukrosa. Ketiganya merupakan jenis turunan dari disakarida atau gula. Dikutip dari situs healthmad.com, salah satu penyebab konstipasi adalah makanan berlemak dan mengandung gula.
Karena itulah, Anda tidak boleh mengonsumsi pisang lebih dari dua buah dalam sehari. Rekomendasi tersebut bertujuan untuk menjaga kinerja usus besar agar tetap normal.
Baca juga : Makanan dan Kebiasaan Yang Menyebabkan Sembelit
Durian
The king of fruit; itulah julukan yang diberikan untuk buah durian. Lebih dari separuh orang di dunia ini menyukai cita rasa durian. Konon, belum ada buah dengan kelezatan melebihi durian.
Meski begitu, Anda harus membatasi konsumsi durian. Pasalnya, kandungan glukosa dalam buah ini cukup tinggi. Jika dikonsumsi secara berlebihan, bisa menyebabkan susah buang air besar.
Buah durian juga mengandung banyak lemak. Walaupun zat ini bisa menjadi cadangan energi, butuh waktu lama untuk mencernanya. Karena itu, penumpukan lemak dapat menghambat metabolisme di dalam tubuh.
Lengkeng
Anda pernah makan buah lengkeng? Tanaman lengkeng berasal dari Negara Myanmar. Seiring waktu, tumbuhan ini menyebar ke seluruh daratan Asia, termasuk ke Indonesia. Dengan bentuk yang unik dan cita rasa manis, lengkeng menjadi santapan favorit di Nusantara.
Namun, siapa sangka, mengonsumsi lengkeng secara berlebihan bisa memicu sembelit. Pasalnya, dalam 100 gram lengkeng mengandung 15 gram karbohidrat. Senyawa ini membawa unsur pati yang dapat menghambat proses metabolisme.
Sebenarnya, tidak masalah jika ingin mengonsumsi lengkeng. Namun, Anda harus memahami standar maksimal konsumsi buah tersebut. Pun harus diselingi dengan makan buah-buahan jenis lain.
Baca juga : 10 Bahan Alami Pelancar BAB
Leci
Buah dengan rasa manis memang paling banyak peminatnya, termasuk leci. Pohon leci berasal daratan Cina. Sekilas, tampilan luar leci mirip stroberi; merah dan bulat.
Namun, bagian dalam leci menyerupai buah lengkeng. Teksturnya berair, licin, dan berbiji tunggal.
Meski kandungan vitamin C dalam leci cukup tinggi, Anda harus waspada. Buah ini pun bisa menyebabkan gejala sembelit. Hal itu karena setiap 100 gram leci hanya memiliki 1,3 gram serat, tetapi kaya akan gula.
Kandungan gulanya sekitar 15 gram per 100 gram leci. Saran dari Kementerian Kesehatan RI, batas maksimal konsumsi gula per hari adalah 50 gram. Berarti, Anda tidak boleh makan buah leci lebih dari 300 gram setiap hari.
Apel
Apel merupakan salah satu buah penyebab sembelit yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia. Bentuknya bulat dengan warna kulit merah atau hijau. Meski bertekstur keras, buah ini memiliki rasa manis dan enak.
Dalam 100 gram apel mengandung gula 10 gram. Zat inilah yang bisa memicu konstipasi kalau dikonsumsi secara berlebihan. Setidaknya, Anda menyantap 1-2 apel per hari.
Anda juga harus mengonsumsi apel dengan cara yang benar. Semisal, mencuci buah tersebut sebelum disantap dan tidak mengupas kulitnya. Tanya Zucketbrot, pakar diet dari New York mengatakan, kulit apel mengandung banyak nutrisi.
Salak
Apakah benar, buah salak bisa menyebabkan sembelit? Sebelum menyimpulkan kebenarannya, mari telusuri kandungan buah ini. Menurut studi Jansen Ongko, MSc, RD, salak sangat aman untuk dikonsumsi.
Namun, ahli nutrisi tersebut menyayangkan cara orang-orang yang keliru dalam mengonsumsi buah salak. Sebagian besar dari mereka memilih untuk mengupas kulit ari di permukaan dagingnya. Padahal, di kulit ari itulah terdapat kandungan serat.
Jika kulit ari terkupas, seratnya pun ikut terbuang. Jadi, Anda hanya mengonsumsi daging buah dengan kandungan 20,9 gram karbohidrat, 77 kalori, dan 0,40 gram protein